Kamis, 12 Maret 2020

SINEMATOGRAFI

Pada awalnya semua Film wujudnya adalah Film bisu, terdiri dari potongan-potongan gambar bergerak yang sunyi tanpa suara sampai diterapkannya penggunaan Soundtrack pada pembuatan Film. Soundtrack menyimpan semua data suara yang ada didalam film termasuk suara, musik, dan sound effect.
Dalam Sebuah film dan iklan, Seorang komposer musik akan membuat salah satu dari 2 macam musik yaitu SOUNDTRACK atau SCORING.

1.      SOUNDTRACK
adalah musik yang diputar dari awal sampai akhir iklan. Jenis musik seperti inilah yang benar-benar disebut jingle, karena ada melodi dan nyanyiannya.

2.      SCORING
adalah musik yang mengikuti pergerakan gambar. Apa yang terjadi di layar, musiknya harus mengikuti, terlepas dari bar, ketukan, melodi, dan sebagainya. 

Selain soundtrack dan scoring,pada sebuah Film  atau Iklan Elemen ke-3 yang paling penting adalah efek suara atau sound effect. Sound effect ini pun ada 2 jenisnya:

 1. SOUND EFFECT BERBENTUK FOLEY,
yaitu suara-suara yang “normal” seperti suara ketukan di pintu, mobil menyala, hujan, anak kecil tertawa, dan sebagainya.

2. SOUND EFFECT BERBENTUK SPECIAL EFFECT,
yaitu suara-suara “abnormal” seperti ledakan gunung berapi, gempa bumi.



Fungsi Backsound Dalam Pembuatan Film

Secara umum, terdapat dua kategori suara dalam film yaitu suara diegetic dan non-diegetic Suara diegetic merujuk pada seluruh elemen audio yang bersumber dari apa yang terlihat di   layar seperti dialog, suara langkah kaki, suara pintu yang ditutup, dan lain sebagainya suara non-diegetic merujuk pada seluruh elemen yang berasal dari luar dunia fiksi yang  terlihat di layar seperti musik dan sound effects.

 Suara yang digunakan dalam film umumnya ditujukan untuk meningkatkan mood serta menyuguhkan kepada penonton berbagai macam informasi mengenai lokasi pengambilan gambar, jalan cerita, serta karakter kisah yang diceritakan

Fungsi Backsound Dalam Pembuatan Film

     Backsound atau suara dalam film memiliki beberapa fungsi antara lain sebagai berikut:
1.      Menciptakan atmosfer
Misalnya, musik latar yang hadir pertama kali ketika film diputar memberikan peluang bagi penonton untuk mengetahui dan memahami genre film serta tingkat drama dari sebuah film.

2.      Menarik perhatian
Backsound seperti sound effects dapat mengarahkan perhatian penonton ke beberapa adegan atau perubahan dalam arah cerita film. Biasanya, backsound yang digunakan sutradara untuk menarik perhatian penonton adalah diam atau tanpa adanya suara.

3.      Meningkatkan dramatisasi film
Backsound khususnya beberapa sound effects seperti suara ledakan, suara angin ribut, jendela pecah, mobil tabrakan, atau suara binatang biasanya ditambahkan ke dalam film setelah proses pengambilan gambar selesai.

4.      Menggugah sisi psikologis
Misalnya, musik yang digunakan dalam pembuatan film  apat memengaruhi dan merangsang emosi manusia yang paling mendasar seperti rasa takut dan lain sebagainya. Biasanya, backsound seperti musik yang dapat  membangkitkan rasa takut digunakan dalam film-film yang bergenre horror dan thriller.

5.      Menciptakan kontradiksi
Contohnya, adegan tiba-tiba mati lampu serta diiringi dengan musik tertentu dapat memberikan kesan bahwa sesuatu akan terjadi.

6.      Menghubungkan antar adegan
Misalnya, perubahan adegan atau perpindahan dari adegan yang satu ke adegan berikutnya yang dilakukan secara lebih halus dengan menggunakan musik.
berdasarkan alur cerita suatu adegan dapat melompat dari satu waktu ke waktu yang lain atau satu tempat ke tempat yang lain namun karena adegan-adegan tersebut direkatkan dengan musik, alur cerita film keseluruhan dapat dipahami oleh penonton.

7.      Memotret emosi
Backsound seperti musik atau suara narator dapat membantu penonton memahami setiap karakter yang digambarkan dalam film. Misalnya, seraut wajah dengan ekspresi netral dapat diartikan memiliki berbagai macam perasaan yang berbeda hanya dengan jenis musik yang digunakan.


SEMIOTIKA FILM
Film dalah karya cipta seni dan budaya yang merupakan salah satu media komunikasi massa audio visual yang dibuat berdasarkan asas sinematografi yang direkam pada pita seluloid, pita video, piringan video, dan bahan hasil penemuan teknologi lainnya dalam segala bentuk, jenis dan ukuran melalui proses kimiawi, proses elektronik, atau proses lainnya, dengan atau tanpa suara, yang dapat di pertujukan atau ditayangkan dengan sistem proyeksi mekanik, elektronik, dan sistem lainnya.
  • Semiotika Istilah semeiotics (dilafalkan demikian) diperkenalkan oleh Hippocrates (460-337 SM)T
  • Teori Semiotika Roland Barthez Teori Roland Barthes (1915-1980)




Semiotika Film

Sistem semiotika yang lebih penting dalam film yakni  digunakannya tanda-tanda ikonis yaitu untuk  menggambarkan sesuatu yang dimaksud dalam  penyampaian pesan kepada khalayak.

Tanda-tanda ikonis yang digunakan dalam film  mengisyaratkan pesan kepada penonton dan setiap  isyarat yang diterima akan berbeda namun apabila cerita yang diperankan memang sudah membentuk satu pokok makna dalam hal ini makna cerita yang ditampilkan.
1.      Rule Of Third

2.      Shot Size

3.      Shot Angel

4.      Pengaturan arah gambar (Rooming)



Gambar yang terlihat lebih baik jika dapat memberikan ruang yang lebih besar didepan hidung gambar yang di hasilkan. Dengan pegaturan ruang hidung yang lebih besar dibandingkan ruang belakang, maka gambar akan tampak lebih hidup oleh karena itu, beberapa ahli membuat teori antara lain :

a.    Nose Room harus lebih besar daripada Back room

Nose Room adalah gambar kosong yang terletak didepan muka atau hidung objek, Nose room sebenarnya tidak hanya terbatas untuk membuat gambar untuk makhluk hidup, namun juga berlaku untuk benda yang mempunyai bagian depan dan bagian belakang seperti rumah atau bangunan yang lain.

b. Back room adalah gambar kosong dibelakang kepala (terkadang back room tidak tersisa atautidak ada)

c.       Head room harus lebih besar daripada foot room.
Head room adalah gambar kosong diatas kepala.
d.      Foot room adalah gambar kosong di bawah kaki



e.  Destination room adalah gambar kosong di depan gambar yang sedang bergerak, ruang kosong sebagai Nose room untuk benda yang begerak

f.  Nose room sebenarnya tidak hanya terbatas untuk membuat gambar untuk makhluk hidup, namun juga berlaku untuk benda yang mempunyai bagian depan dan bagian belakang seperti rumah atau bangunan yang lain 


Animasi Dalam Berbagai Media
  • Animasi dalam Interaksi

  1. Pemanfaat animasi dalam situs /WebsiteA
  2. nimasi dalam permainan digitalA
  3. nimasi dalam AplikasiA
  4. nimasi Dalam Berbagai Media

  • Animasi sebagai Iklan Visual (Advertisment)

Penerapan Film Animasi
1.      Ide dan konsep
Merupakan salah satu dasar untuk membangun cerita- cerita, kadang kala ide menjadi nilai jual yang tinggi jika mempunyai keunikan, mempunya daya tarik yang diluar dugaan dari pemirsa/penikmat.

2.      Story line/struktur cerita
Peran story line dalam pembangunan cerita memang cukup penting sebagai penarik penonton agar dapat menikmati cerita yang dibuat, tentunya ketika penonton mulai tercengang, sedih, tertawa maka cerita yang dibuat telah berhasil menjadi cerita yang popular atau diingat atau juga ingin menonton berkali-kali. Mengaitkan hubungan antar unsur dan makna keseluruhan yang ingin dicapai.

Dalam struktur  narasi mempunyai beberapa poin yang menjadi pembentukannya, yaitu a
a. Tokoh / penokohan
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, sebagai kata benda yang didefinisikan orang yang menjalankan peran tertentu di suatu peristiwa.
Dalam novel atau sastra tokoh adalah sebagai pelaku yang mengemban peristiwa dalam cerita rekaan sehingga peristiwa itu menjalin suatu cerita. Tokoh pada umunya berwujud manusia, tetapi dapat juga berwujud binatang atau benda yang diinsankan.

b. Alur
Alur adalah rangkaian cerita yang dibentuk oleh tahapan-tahapan peristiwa sehingga menjalin sebuah cerita yang dihadirkan oleh pelaku dalam suatu cerita

c. Sudut Pandang
Dapat diartikan sebagai cara pengarang menampilkan para pelaku dalam cerita yang dipaparkan.
  •     Narator omniscients

pengisah yang juga berfungsi sebagai pelaku cerita
  •    Naratot observer

pengisah hanya berfungsi sebagai pengamat terhadap pemunculan para pelaku dan hanya tahu dalam batas tertentu tentang perilaku batiniah para pelaku
  • Narator observer omniscients   

yaitu pengisah sebagai pelaku ketiga yang tidak terlibat langsung dalam keseluruhan cerita, ia juga sebagai penutur yang mengetahui ciri fisikal, psikologis dan kadar nasib yang nantinya dialami pelak.

d.      Latar
Secara umum latar diartikan sebagai tempat- tempat yang ditampilkan dalam cerita. Setting sebagai latar cerita dan memberi batasan setting sebagai latar peristiwa dalam karya fiksi, baik berupa tempat, waktu maupun peristiwanya itu sendiri serta memiliki fungsi fisikal dan fungsi psikologis.

Story line dalam tampilan film animasi diwujudkan dengan segmen-segmen tertentu dan dengan memakai penjelasan- penjelasannya shingga seorang illustrator (penggambar cerita) dapat memahami seperti apa alur yang akan diwujudkan/digambarkan.

3.    Sketsa/ desain
Skeetsa biasanya memberikan gambaran-gambaran seperti tokoh, latar dan pengambilan gambar (camera view) sebagai landasan awal atau utama dalam perfileman khususnya animasi.

4.      Model sheet
merupakan informasi tentang modeling meliputi pergerakan, posisi atau tampilan karakter dalam setiap angle seperti bagaimana penggambaran karakter tampak dari depan, samping belakang maupun atas disamping itu model sheet juga menampilkan gesture karakter seperti ketika tertawa, marah, kaget, merenung,menangis dan sebagimana.

Rabu, 04 Maret 2020

SINEMATOGRAFI

Hayy gaes, kali ini saya mau berbagi tempat wisata yang cukup Instagram able, selain tempat wisata, tempat ini juga bisa dijadikan sebagai objek pembelajaran seputar tanaman buah naga loh. 

Nama tempat ini adalah Sabina Lumbung Persada, ini merupajan  sebuah tempat penanaman buah naga organik yang bibitnya bersertifikat kementerian pertanian dan telah terdaftar oleh balai pengawasan dan sertifikat benih.

Tiket masuk yang murah banget yaitu 3 ribu rupiah itupun sudah dengan biaya parkir, dengan ilmu yang bakal didapet dan spot spot foto yang fotogenik, tempat ini cukup rekomended banget sii.

Kalo kalian penasaran dengan tempatnya boleh dateng kapan aja ,karna tempat ini buka dari jam 10.00 wib setiap harinya. Ada beberapa Fasilitas yang tersedia seperti, parkiran luas, Mushola, Toilet, dan listrik. Ada juga tempat peternakan kambing dan domba gaees. Jadi kita bisa kasih makan kambing kambingnya langsung.

Kalian juga bisa ngopi ngopi kece kalo dateng jam 15.00 Wib. Karna disini juga terdapat kafe yang menyuguhgakn life musik untuk menemani kita ngopi ngopi mandjahh. 

Apalagi kalo udah malem, banyaknya lampu lampu lucu yang menambah keindahan tempat ini jadi bikin betah lama lama disini.

Kalo penasaran banget cukup cari di Maps aja namanya SABINA LUMBUNG PERSADA :)
Nih biar kalian makin penasaran, saya kasih spoiler dari tempat ini :v


IDUL FITRI

Assalamualaikum temen temen. Minal Aidzin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin ya semuanya :) Gimana nih Ramadhan dan Idul Fitri k...