Kamis, 24 Mei 2018

KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN)
RADEN INTAN LAMPUNG
FAKULTAS DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI
JURUSAN KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM
Jl. Letnan Kolonel H. Endro Suratmin, Sukarame, Kota Bandar Lampung, Lampung 35131, Telp. (0721) 780887.


UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS)
Nama : Siti Mutmainah

NPM : 1741010083

Kelas : B

Dosen Pengampu : Muhamad Bisri Mustofa, M.Kom.I

Mata Kuliah : Ilmu Dakwah II (Dakwah Pembangunan)

Jurusan : Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)

Semester : II (Dua)


SOAL

Jelaskan menurut pendapat saudara/i tentang Dakwah Pembangunan, mulai dari bahasa dan istilah, serta cantumkan ayat tentang dakwah pembangunan! (Min. 2 hal)
Secara etimologis, kata “dakwah” berasal dari bahasa Arab yang mempunyai arti: panggilan, ajakan, dan seruan. Sedangkan dalam ilmu tata bahasa Arab, kata dakwah adalah bentuk dari isim masdar yang berasal dari kata kerja : دعا, يدعو, دعوة     artinya : menyeru, memanggil, mengajak. Dalam pengertian yang integralistik dakwah merupakan suatu proses yang berkesinambungan yang ditangani oleh para pengemban dakwah untuk mengubah sasaran dakwah agar bersedia masuk ke jalan Allah, dan secara bertahap menuju perikehidupan yang Islami. 
Sedangkan ditinjau dari segi terminologi, banyak sekali perbedaan pendapat tentang definisi dakwah di kalangan para ahli, antara lain: 
Menurut A. Hasmy dalam bukunya Dustur Dakwah Menurut al-Qur’an, mendefinisikan dakwah yaitu: mengajak orang lain untuk meyakini dan mengamalkan akidah dan syariat Islam yang terlebih dahulu telah diyakini dan diamalkan oleh pendakwah itu sendiri.
Menurut Syekh Ali Mahfud. Dakwah Islam adalah memotivasi manusia agar melakukan kebaikan menurut petunjuk, menyuruh mereka berbuat kebajikan dan melarang mereka berbuat kemungkaran, agar mereka mendapat kebahagian dunia dan akhirat.
Menurut Amrullah Ahmad .ed., dakwah Islami merupakan aktualisasi Imani (Teologis) yang dimanifestasikan dalam suatu sistem kegiatan manusia beriman dalam bidang kemasyarakatan yang dilaksanakan secara teratur untuk mempengaruhi cara merasa, berpikir, bersikap, dan bertindak manusia pada tataran kegiatan individual dan sosio kultural dalam rangka mengesahkan terwujudnya ajaran Islam dalam semua segi kehidupan dengan cara tertentu.
Menurut Amin Rais, dakwah adalah gerakan simultan dalam berbagai bidang kehidupan untuk mengubah status quo agar nilai-nilai Islam memperoleh kesempatan untuk tumbuh subur demi kebahagiaan seluruh umat manusia.
Menurut Farid Ma’ruf Noor, dakwah merupakan suatu perjuangan hidup untuk menegakkan dan menjunjung tinggi undang-undang Ilahi dalam seluruh aspek kehidupan manusia dan masyarakat sehingga ajaran Islam menjadi shibghah yang mendasari, menjiwai, dan mewarnai seluruh sikap dan tingkah laku dalam hidup dan kehidupannya.
Menurut Abu Bakar Atjeh, dakwah adalah seruan kepada semua manusia untuk kembali dan hidup sepanjang ajaran Allah yang benar, yang dilakukan dengan penuh kebijaksanaan dan nasehat yang baik.
Menurut Toha Yahya Umar, dakwah adalah mengajak manusia dengan cara bijaksana ke jalan yang benar sesuai dengan perintah Tuhan, untuk keselamatan dan kebahagiaan dunia akherat.
Dari beberapa definisi di atas paling tidak dapat diambil kesimpulan tentang dakwah:Dakwah itu adalah suatu usaha yang dilakukan dengan sadar dan terencana. Usaha dakwah itu adalah untuk memperbaiki situasi yang lebih baik   dengan mengajak manusia untuk selalu ke jalan Allah SWT. Proses penyelengaraan itu adalah untuk mencapai tujuan yang  bahagia dan sejahtera, baik di dunia maupun akhirat. Dalam kaitannya dengan makna dakwah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan secara seksama, agar dakwah dapat dilaksanakan dengan baik.
Hal ini berkaitan dengan erat dengan cara bagaimana dakwah tersebut dilakukan, yaitu dengan al-Hikmah, mau’idzatil hasanan, dan mujadalah billatii hiya ahsan (an-Nahl: 125).
أ ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَة الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُمْ بِالّ هِيَ أَحَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ (125)
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.

Pembangunan (development) berarti upaya untuk berubah, dan apabila dikaitkan dengan pembangunan sosial dapat kita sebut sebagai social development yaitu processes of change in societies. Nilai dakwah dapat memberi dampak bagi pembangunan sosial, karena sasarannya pun penggerak sosial itu sendiri. Artinya dakwah adalah pembangunan yang integral, secara utuh dan menyeluruh terhadap kehidupan bukannya hanya nilai individual saja melainkan berkenaan dengan aspek-aspek kehidupan seluruhnya dan pembangunan merupakan bagian integral dari dakwah Islamiyah.
Dengan berbagai perangkat yang ada, selayaknya dimaksimalkan penggunaannya supaya pembangunan melalui dakwah ini dapat menghasilkan mad’u yang “ihsan” yang dapat melanjutkan estapet kegiatan dakwah untuk generasi penerus.  Dan perlu disadari bahwa dakwah adalah salah satu gerakan pembangunan, karena esensinya adalah upaya untuk mengajak dan menyeru untukmerubah dari hal yang tidak baik menjadi baik, supaya kelak menjadi insan yang mampu mengemban amanat fitri yaitu khaliifatullahi fi al-ardhi.
Pembangunan yang terdapat dalam dakwah ialah pembangunan manusia atau SDM yang mencakup 3 hal yaitu :
Kemajuan lahiriah seperti sandang, pangan, dan papan
Kemajuan batiniah seperti tersedianya mutu Pendidikan, kesehatan dan keamanan terjamin 
Terciptanya kemauan seluruh masyarakat yang tercermin pada peningkatan kesejahterahan 
Dakwah baiknya membumi dan menjadi atmosfer bagi kehidupan masyarakat. Merembes ke ranah pembangunan, budaya, serta mampu memahami dan mengikuti pola pikir masyarakat. Meskipun pesan dakwah ini sudah paten yakni wahyu Allah (Al-Qur’an), namun metode penyampaian dan kemasannya membutuhkan inovasi, kreasi, dan terorganisir sehingga dapat mengikuti perkembangan umat.
Pembangunan dilakukan dengan pengembangan SDM melalui dakwah dan pendidikan atau humanisasi (al-amr bi al-ma`ruf). Pendidikan tersebut tidak sama dengan persekolahan, tetapi sebuah proses meningkatkan apa yang oleh sementara pakar dinamakan "Human Capability." , dalam pembangunan ini, yang menjadi panglima bukan uang atau kekayaan material, melainkan moral atau akhlak bangsa (purifikasi) alias al-nahyu `an al-munkar, yaitu suatu proses membebaskan masyarakat dari kejahatan dan keburukan, seperti korupsi, penyalahgunaan wewenang, dan berbagi tindak kejahatan lainnya. Pembangunan bangsa harus diletakkan dalam kerangka iman kepada Allah SWT atau transendensi (wa tu`minuna billah), sehingga pembangunan bangsa yang kita lakukan bermakna spiritual. Dalam konsep Alquran ini, kemajuan lagi-lagi tidak diukur dari aspek kuantitas yang melihat seberapa banyak manusia memiliki kekayaan (to have more), tetapi dari aspek kualitas yang melihat seberapa tinggi orang memiliki keluhuran (to be more). pembangunan bangsa harus diletakkan dalam kerangka iman kepada Allah SWT atau transendensi (wa tu`minuna billah), sehingga pembangunan bangsa yang kita lakukan bermakna spiritual. Dalam konsep Alquran ini, kemajuan lagi-lagi tidak diukur dari aspek kuantitas yang melihat seberapa banyak manusia memiliki kekayaan (to have more), tetapi dari aspek kualitas yang melihat seberapa tinggi orang memiliki keluhuran (to be more).

Jelaskan menurut saudara/i tentang perbedaan antara Dakwah secara umum dan Dakwah Pembangunan! (min. 2 hal).

Pengertian umum dakwah bermaksud panggilan, seruan atau ajakan. Maksud ajakan di sini ialah menyeru manusia mengakui kebesaran Allah Yang Maha Kuasa serta perlunya manusia hidup berlandaskan peraturan yang ditetapkan al-Quran dan as-Sunnah. Perkara itu adalah inti dakwah bagi membina manusia yang bertakwa kepada Allah dalam arti kata yang  seluas-luasnya.
Dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya kehidupan umat Islam, dakwah mempunyai kedudukan yang amat penting. Dengan dakwah, dapat disampaikan serta dijelaskan mengenai ajaran Islam kepada masyarakat dan umat sehingga sasaran dapat mengetahui perkara yang benar (haq) atau perkara yang salah (batil). 
Peranan dakwah bukan sekedar dapat membedakan tetapi dakwah juga dapat mempengaruhi masyarakat untuk menyukai perkara yang baik serta dapat menolak apa saja yang tidak baik yang berlaku dalam masyarakat. Sekiranya ini dapat diwujudkan dalam masyarakat Islam, sudah tentu hasrat kehidupan yang baik di dunia dan di akhirat dapat dicapai. Sesungguhnya dakwah mempunyai kedudukan yang amat penting. Secara asasnya, hukum dakwah menjadi satu kewajiban yang perlu dilaksanakan dan oleh setiap individu Muslim. Banyak ayat al-Quran dan hadis menyaran atau menyeru setiap individu Muslim melaksanakan tugas dakwah ini.
Syeikh Mustaffa Masyhur dalam bukunya yang berjudul Thariq Fi Ad-Dakwah (Jalan-Jalan Dakwah) menyebut tiga tahap dakwah, iaitu: 
a) Taarif (penerangan/pengenalan) - Tahap ini adalah untuk memperkenalkan, menyampaikan idea, gagasan atau untuk menggambarkan kepada mad'u tentang dakwah yang hendak disampaikan. 
b) Takwin (pembinaan/pembentukan) - Tahap pembentukan, pembinaan pendakwah dan pemantapan pesan yang disampaikan. 
c) Tanfiz (pelaksanaan) - Tahap beramal, berusaha dan melaksanakan dakwah untuk mencapai yang telah ditetapkan. 
Berdasarkan tiga tahap yang dinyatakan oleh tokoh ilmuwan itu, ternyata dakwah adalah perjalanan yang panjang dan berliku. Untuk itu, petugas dakwah atau individu yang bergerak dalam usaha-usaha dakwah atau organisasi yang melaksanakan kerja dakwah perlu menyiapkan diri atau organisasi masing-masing pada tahap yang maksimum dan bersedia bukan pada tahap ala kadar kerana dakwah akan menghadapi berbagai rintangan dan ujian yang tidak terduga atau kadang-kadang di luar jangkaan manusia.Dalam situasi masyarakat dalam era globalisasi, dakwah perlu digerakkan sebagai pembimbing manusia ke jalan yang benar. Oleh karena itu, setiap individu Muslim perlu sama-sama melaksanakan usaha dakwah, menyampaikan ajaran Islam serta memberi kesedaran mengenai kebenaran Islam untuk mewujudkan masyarakat Muslim yang terbaik. 
Kata lainnya, dakwah adalah satu kaedah yang penting untuk membenarkan masyarakat yang menyeleweng dari arah masyarakat yang lebih baik. Untuk itu, setiap Muslim perlu sadar dan perlu mengaitkan diri dalam dakwah, sesuai dengan potensi atau kemampuan diri masing-masing. Terbinanya diri, keluarga dan masyarakat yang Islamik merupakan tujuan utama dalam dakwah. 
dakwah pembangunan adalah keseluruhan upaya pengembangan masyarakat dalam rangka mewujudkan tatanan sosial ekonomi dan kebudayaan menurut ajaran Islam.Dakwah dan pembangunan merupakan dua konsep yang syarat dengan makna istilah atau pembembaharuan, yaitu pembaharuan dalam konteks perwujudan masyarakat yang adil dan makmur secara materil dan spiritual. Kalaupun keduanya dipadukan menjadi satu konsep, dakwah pembangunan, maka spesifikasi maknanya adalah pada model pendekatan dan strategi dakwah yang tepat untuk suatu masyarakat yang sedang melaksanakan pembangunan. Yang di maksud dakwah pembangunan ialah dakwah islam yang pada dirinya melekat sifat membangun, secara individual membangun manusia seutuhnya, dan secara masal membangun masyarakat Indonesia yang adil dan makmur berdasarkan pancasila dan UUD 45 yang di ridhoi Allah  SWT.
Dakwah pembangunan pun memiliki sifat positif, konstruktif dan dinamis, yang secara fundamentalis memberikan sumbangan bagi pencapaian tujuan pembangunan nasional. Pembangunan (development) berarti upaya untuk berubah, dan apabila dikaitkan dengan pembangunan sosial dapat kita sebut sebagai socialdevelopment yaitu processes of change in societies. Nilai dakwah dapat memberi dampak bagi pembangunan sosial, karena sasarannya pun penggerak sosial itu sendiri. Artinya dakwah adalah pembangunan yang integral, secara utuh dan menyeluruh terhadap kehidupan bukannya hanya nilai individual saja melainkan berkenaan dengan aspek-aspek kehidupan seluruhnya dan pembangunan merupakan bagian integral dari dakwah Islamiyah. Pembangunan selayaknya ditunjukan untuk mencapai sebuah standar kehidupan ekonomi yang menjamin pemenuhan kebutuhan dasar manusia. Hal ini merupakan sebuah tahapan yang esensial dan fundamental menuju tercapainya tujuan kesejahteraan manusia. Konsepsi akan pembangunan manusia Indonesia seutuhnya (insan kamil) dalam perspektif agama agaknya cukup relevan dalam konteks ini. pembangunan dilakukan dengan pengembangan SDM melalui dakwah dan pendidikan atau humanisasi (al-amr bi al-ma`ruf). Pendidikan tersebut tidak sama dengan persekolahan, tetapi sebuah proses meningkatkan apa yang oleh sementara pakar dinamakan "Human Capability." pembangunan bangsa harus diletakkan dalam kerangka iman kepada Allah SWT atau transendensi (wa tu`minuna billah), sehingga pembangunan bangsa yang kita lakukan bermakna spiritual. Dalam konsep Alquran ini, kemajuan lagi-lagi tidak diukur dari aspek kuantitas yang melihat seberapa banyak manusia memiliki kekayaan (to have more), tetapi dari aspek kualitas yang melihat seberapa tinggi orang memiliki keluhuran (to be more).Dakwah sebagai proses pembangunan bangsa mengedukasi masyarakat untuk berperan besar dalam proses pembangunan, sehingga lahir participatory development. Dengan dakwah, masyarakat didorong untuk mencapai visi besarnya sebagai the best umah.

SOAL PENGEMBANGAN DIRI
Apa kontribusi anda terhadap Indonesia sampai saat ini! (min. 1 hal)
Kontribusi saya terhadap Indonesia sampai saat ini tidak terlalu yang kelihatan orang lain, namun saya sebisa mungkin untuk tidak menjatuhkan nama baik Bangsa Indonesia di hadapan orang Asing atau warga Negara lain. Karena, denganmenjaga nama baik bangsa Indonesia saya fikir itu sudah termasuk memberikan kontribusi yang baik untuk bangsa Indonesia. 
Selain dengan menjaga nama baik bangsa Indonesia saya mencoba untuk belajar dengan giat untuk mencapai kesuksesan karna jika pribadi masing masing bangsa Indonesia cerda dan mempunyai Intelektual yang tinggi tidak menutup kemungkinan untuk bangsa Indonesia mencapai kemajuan dan kejayaan yang lebih dari saat ini.
Selanjutnya, kontribusi yang sudah saya berikan untuk bangsa Indonesia, saya tidak pernah menghianati bangsa saya sendiri dengan cara apapun. Baik dengan mengatas namakan agama saya, suku, maupun budaya saya. Jika saya sudah berani mengatas namankan agama bahkan budaya sendiri untuk kepentingan pribadi atau kelompok secara tidak langsung saya sudah mencoba untuk memecah belah keutuhan yang ada pada bangsa ini. Karena saya sendiri tidak suka jika ada orang yang mengatas namakan agama, budaya dan suku untuk kepoentingan pribadi ataunkelompok mereka. 
Selanjutnya, saya menolak semua hal yang berbau adu domba. Karena, saya lihat sekarang sekarang ini banyak orang yang mengadu domba, dan itu semua banyak yang sudah memecah belah keutuhan bangsa Indonesia. Menolak hal seperti itu secara tidak langsung kita sudah mengurangi hal hal yang akan membbuat terpecah belahnya Negara ini.
Menjauhi orang orang yang akan membawa saya ke pergaulan yang tidak baik atau pergaulan bebas, itu juga sudah termasuk kontribusi saya untuk bangsa ini. 
Karena jiwa pemimpin untuk masa depan harus kita yang membuatnya sendiri, dengan belajar yang giat, menjauhi hal hal yang berbau adu domba, dan menjauhi pergaulan bebas maka insyAllah kita akan memberikan kontribusi yang baik untuk bangsa Indonesia.
Organisasi yang pernah saya ikuti untuk membangun jiwa pemimpin saya antara lain: OSIS, dan Pramuka. Karena di dalam organisasi tersebut secara tidak langsung kita sudah belajar untuk menjadi pemimpin yang didalamnya ada pelatihan sebagai pemimpin yang baik dan mampu bertanggung jawab.

Jelaskan tentang diri anda, menggunakan Metode Analisis SWOT, yaituperencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) terhadap proses studi saudara/i di UIN Raden Intan Lampung! (min. 2 hal)
NAma saya Siti Mutmainah, biasa dipanggil siti, mut, simut, dan ada juga yang memanggil saya iin. Saya terlahir dari kedua orang tua yang berprofesi sebagai petani pada tanggal 11 Agustusatau sudah 18 tahun yang lalu di kampung halaman tercinta yaitu Pampangan, kec. Sekincau, Kab. Lampung Barat. Saya anak kedua dari Dua saudara, kakak saya lelaki yang berusia 8 tahun diatas saya. Meskipun kedua orang tua saya petani, tetapi mereka berkeinginan kuat untuk saya mencapai tingkat pendidikan yang tinggi. Dan itu yang menjadikan semangat menggapai pendidikan yang tinggi , dan saya tidak pernah malu meskipun kedua orang tua saya seorang petani. 
Saya memulai pendidikan di bangku SDN 1 Pampangan, selanjutnya di SMP Miftahul ‘Ulum, dandi SMAN 1 Sekincau dan sekarang saya berada di bangku perkuliahan memasuki semester 2 di jurusan KPI Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi , Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. Awalnya saya tidak memilih UIN RIL namun, karena pilihankeluarga untuk menjadikan UIN sebagai jenjang menempuh gelar sarjana dan saya ikuti keinginan mereka. 
Hobi saya adalah mencari tau yang belum pernah saya tau,  meskipun rasa malas sering menghampiri, tapi jika saya sudah penasaran akan sesuatu, mau tidak mau hal itu harus saya cari tau.  Hobi saya selanjutnya adalah main handphone,  karna saat saya sudah main handphone saya merasa beban yang ada dalam fikiran saya akan hilang, meskipun terkadang sayasadar itu tidak ada manfaatnya.
Cita cita saya dari kecil selalu berubah-ubah, saya pernah memiliki cita cita untuk menjadi seorang guru, karna saya sangat kagum melihat guru-guru yang memiliki ketulusan dan kesabaran dalam memberikan ilmunya. Namun,  setelah itu cita-cita saya berubah lagi, saya ingin menjadi sastrawanInggris, awal mulanya karena saya sering memperhatikan guru bahasa Inggris saya berbicara dengan lancar setiap kalimat dalam bahasa Inggris itu. Akhirnya saya berfikir bahwa bahasa inggris itu penting dan sangat di butuhkan.
Namun ketika saya duduk di bangku SMA saya ingin menjadi Arsitek, karna tugas tugas seni budaya yang mempertemukan saya dengan garis menggaris dan ukur mengukur. Dan sayaberfikir jika menjadi arsitek saya bisa mendesain bangun rumah kelak untuk orang tua saya.
Namun ketika saya mendaftar kuliah untuk memilih jurusan arsitek dan tekhnik sipil dan ternyata itu tidak membuahkan hasil, dari situlah keinginan saya untuk menjadi sseorng arsitek perlahan mulai hilang. Dan semenjak saya duduk di bangku perkuliahan dengan jurusan KPI yang mulanya tidak saya minati, kini malah menjadi cita cita saya untuk menjadi seorang jurnalis dan broadcaster ternama dan terkenal seperti Najwa Shihab. InsyaAllah akan saya tekuni dan saya kejar cita-cita saya yang sekarang ini.
Keinginan saya dari kecil sampai sekarang tidak berubah dan tidak akan pernah berubah, yaitu ingin memberangkatkan keluarga saya naik haji,  dan saya ingin menbahagiakan mereka dengan hasil jerih dan susah payah saya sendiri,  saya tidak ingin merekaa kelelahan di hari tuanya.
Dan saya sekarang masih fokus untuk menuntut ilmu dan menggapai cita cita saya, karna saya tidak ingin jerih payah dan keringat kedua orang tua serta kakak saya menjadi sia sia dan membuat mereka kecewa bahkan sedih terhadap saya.
Kekuatan(strengths)
Kekuatan saya adalah rasa ingin tahu saya yang tinggi, karna saya selalu penasaran dengan apa yang belum saya tau, terlebih lagi jika ada yang membuat saya penasaran, maka saya akan benar benar mencari tau apa yang membuat saya penasaran itu.  Kemudian rasa ingin menyaingi orang yang lebih dari saya juga besar,  setiap saya melihat orang yang lebih pandai atau lebih bisa dari saya saya merasa kenapa saya tidak bisa jika mereka bisa.  Dengan rasa itu, maka saya akan mencoba lebih giat dan berusaha lebih keras lagi.  Misalkan teman saya bisa mendapat nilai A di salah satu mata kuliah, maka saya berkeinginan agar saya juga bisa mendapatkan nilai tersebut. Saya juga termasuk orang yang tegas, karena saya tidak suka orang yang meremehkan tanggung jawabnya.  Jika saya menemukan orang yang seperti itu, maka saya tidak segan untuk menegurnya.

Kelemahan(weaknesses):
Disini yang kurang saya sukai dari diri saya.  Malas yang kerap kali datang mengjampiri saya membuat saya selalu mengulur-ulur kegiatan yang akan saya lakukakan. Banyak faktor yang menyebabkan saya malas, yang paling utama adalah karna terlalu sering memegang handphone. Rasa pesimis saya yang tinggi juga yang sering saya keluhkan, karna setiap kali rasa pesimis ini datang, maka rasa malas saya akan muncul lagi dan susah untuk membuang rasa pesimis saya.

Peluang(opportunities):
Peluang saya antara lain adalah, saya orang yang tegas  karena saya tidak suka orang yang tidak bertanggung jawab akan tugasnya. Dengan sifat saya yang tegas ini, saya berpeluang untuk menjadi seorang pemimpin. Dan sifat saya yang selalu memiliki rasa ingin tau yang tinggi, saya berpeluang menjadi seorang jurnalistik.  Dengan memiliki sifat keduanya, saya berpeluang untuk menjadi pemimpin para jurnalistik dimasa yang akan datang.

Ancaman(threats):
Ancaman saya adalah rasa malas saya dan rasa pesimis yang saya miliki.  Rasa malas itu saya takutkan akan menghambat saya untuk menuntut ilmu yang dapat membuat saya menjadi pemimpin dan jurnalis terkenal. Rasa pesimis saya juga dapat menjadi ancaman untuk masa depan saya, karna saya takut gagal saat bersaing dan berhadapan dengan orang banyak. 


Apa visi, misi anda 5 tahun kedepan, dan Bagaimana cara anda untuk meraih sukses terbesar dalam hidup! (min. 2 hal)
Visi saya lima tahun kedepan:
1. lebih Istiqamah di jalan Allah
2. lulus sarjanaa s1 dan sudah berada di pendidikan s2
3. mendapat pekerjaan yang mapan.
4. membahagiakan keluarga
5. menjadi jurnalis terkenal
6. mendapat kehidupan yang mapan dan layak
7. menemukan pendamping yang mapan
8. mempunyai usaha
9. menjadi seorang pemimpin
10. memberangkatkan haji/umroh kelurga
Misi saya 5 tahun kedepan:
1. Berusaha untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan dengan cara beribadah, melakukan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
2. Belajar dengan lebih tekun dan giat lagi, dan mencari beasiswa
3. Menambah wawasan informasi dan menyiapkan diri untukberani bersaing
4. Memberikan yang terbaik selama di kampus, lulus dengan nilai yang memuaskan dan tidak mengecewakan orang tua
5. Belajar dan lebih mendalami tentang jurnalistik. Mencari wawasan yang lebih luas lagi, dan tidak malu untuk bertanya kepada yang lebih berpengalaman.
6. bekerja lebih giat lagi serta tidak lupa untuk selalu berdoa kepada Allah Swt. Sang pemilik rezeki.
7. Menyiapkan diri agar lebih baik, dan berdoa kepada Allah agar di berikan yang Terbaik. 
8. Memulai untuk membuka tabungan dan memulai usaha dari yang kecil .
9. Berlatih untuk menjadi pemimpin.

Untuk meraih sukses terbesar dalam hidup saya, maka saya akan memualinya dari sekarang,  sebelum saya melangkah terlalu jauh maka akan saya mulai dari sekarang dengan cara lebih giat dalam belajar,  karna tidak dapat di pungkiri lagi dengan giat belajar kita akan memperoleh ilmu yang akan membawa kita kepada kesuksesan.  Ilmu yang kita dapat tidak akan terbuang sia sia jika kita tau dimana keahlian kita.  Kita harus bisa meletakkan ilmu kita di keahlian kita masing masing, ilmu bisa kita dapatkan dari belajar mulai sekarang dan jangan adarasa malu untuk bertanya.  Bertanya juga dapat memberikan pengetahuan kepada kita. 
Setelah itu, saya juga harus memiliki komitmen terhadap keinginan saya. Komitmen adalah modal utama untuk meraih kesuksesan, karna dengan adanya komitmen terhadap diri saya sendiri, saya akan selalu optimis dalam melakukan hal apapun.  Komitmen juga akan membantu saya untuk selalu tetap sejalan dengan tujuan awal saya untuk mencapai kesuksesan
Selanjutnya, saya akan menajaga hubungan baik kepada semua orang, baik itu dari kalangan bangswan maupun rakyat biasa.  Dengan menjaga hubungan baik, tidak menutup kemungkinan untuk ada yang membantu saat saya kesusahan, dengan menjaga hubungan baik kepada mereka juga berpeluang untuk mendapatkan informasi lebih banyak seputar usaha yang menjanjikan.
"Pengalaman adalah guru yang terbaik".  Pepatah itu yang membuat saya tidak pernah menyesali pengalaman pengalaman saya yang baik ataupun yang buruk, karena dari pengalaman itu ,saya bisa mendapat pelajaran dimana letak kesalah yang harus saya perbaiki dan memperbaaiki kembali yang sudah baik.
Yang terakhir adalah  berdoa dan berserah diri kepada Allah, agar selalu memberikan rezeki dan kesuksesan kepada kita.  Karna kesuksesan tidak lepas dari usaha dan doa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

IDUL FITRI

Assalamualaikum temen temen. Minal Aidzin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin ya semuanya :) Gimana nih Ramadhan dan Idul Fitri k...